Bagian Terberat Dalam Touring Adalah 10% Terakhir

gsoend

Saat menempuh perjalanan jauh alias touring, bagian paling berat adalah 10% terakhir dari rute yang kita tempuh. Baik itu solo riding maupun group riding sama saja menjelang akhir rute adalah bagian terberat. Di akhir perjalanan biasanya badan kita mencapai titik puncak dari kelelahan yang ditandai dengan konsentrasi mulai berkurang sehingga tanpa disadari sering autopilot, plus beberapa bagian tubuh terasa pegel. bahkan pada tingkat kelelahan yang ekstrim akan terasa sakit di beberapa bagian. Meski tubuh kelelahan, tetapi pikiran kita secara tidak sadar membujuk agar tidak usah berhenti atau istirahat karena perjalanan tinggal sedikit lagi. Sehingga kita terkadang mengabaikan kelelahan yang kita alami dan terus melanjutkan perjalanan dengan sisa-sisa stamina.

saya sendiri pernah mengalaminya beberapa kali, diantaranya saat solo touring terpanjang saya bulan lalu saat ruma berjarak 1 kota lagi saya sering menghajar lubang jalanan yang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dihindari untungnya tidak sampai oleng dan jatuh dan tidak menyebabkan motor mengalami kerusakan. Dalam lain waktu saya juga pernah perjalanan ga jauh2 amat cuma melewati beberapa kota saja dengan matic, gara2 kurang konsentrasi waktu melibas tikungan dengan cara semi cornering dan apesnya menghajar aspal yang kroak bagian pinggirnya sempat oleng meski gak jatuh namun membuat velg berikut as-nya peyang, sialnya lagi peyangnya lumayan parah sehingga dipress di bengkel spesialis pres pake mesin digital pun hasilnya ga sempurna malah disarankan ganti velg seharga 500ribuan karena setelah dipress rawan pecah. Oleh karena itu meski kita sudah di akhir touring/perjalanan jauh kita harus tetap waspada dan kalau memang terasa sangat lelah kita sebaiknya istirahat walaupun cuma sebentar agar kondisi agak lebih fresh dan konsentrasi kembali didapat.

About these ads

14 thoughts on “Bagian Terberat Dalam Touring Adalah 10% Terakhir

  1. Wah kayaknya kebalikan ama saya nih bro…. Saya pribadi malah langsung seger ketika tempat tujuan udah berjarak kurang dari 80km.. Hehe

      • Kalo ane pribadi sih bikin perjalanan jadi se menarik dan se menantang mungkin tapi tetep waspada dgn situasi skitar. Jalan sepi= geber top speed… Jalan menikung = knee down cornering :D IMHO cara sperti bisa bikin perjalanan jadi asik. Kalo prjalanan asik, kita gk akan bosen, dan rasa capek pun bisa d lupain :D nikmatin performa motor juga bisa bikin suasana asik bro :D tiap org punya caranya masing2.. Itu cara ane, gk tau caranya suhu2 turing yg lain gimana :) kunjungi blog newbie ane bro :)

      • nice info, ane juga sering topspeed cenderung agresif, cornering jarang krn jalan pantura lurus2 aja. awalnya udah menyenangkan tapi di akhir rute tetep badan udah ga kuat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s