Mengikuti DTSD Ditjen Perbendaharaan (part I)

image

kamar asrama

DTSD merupakan singkatan dari diklat teknis substantif dasar yang berisi materi tentang teknis pekerjaan di ditjen perbendaharaan. DTSD sendiri merupakan rangkaian diklat yang harus diikuti CPNS disamping diklat prajabatan agar dapat diangkat jadi PNS. Bertempat di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan di kawasan gadog, bogor para peserta diklat diasramakan selama 3 minggu. Saya mendapat gelombang pertama untuk DTSD ini, sedangkan diklat prajabatan mungkin beberapa bulan kemudian baru dapet giliran. Dari kosan di jakarta pusat kami menggunakan kereta commuter line atau biasa disebut KaeReL sampai stasiun.bogor. Kami menyewa angkot untuk membawa kami ke lokasi diklat, jika naik angkot reguler harus ganti angkot sekali yang bakal merepotkan mengingat bawaan yang cukup banyak. Fasilitas di pusdiklat AP ini juga cukup nyaman (kurang lebih mirip resort lah…) namun disamping itu juga menyimpan cerita-cerita mistis dari senior2 yang pernah ‘mondok’ disana.
Diantara diklat-diklat lain, DTSD ini bisa dikatakan paling enak karena 3 minggu hidup kami ditanggung oleh negara mulai dari kamar yang nyaman ala resort, makan 3x sehari plus 2x coffee break, layanan laundry gratis, fasilitas olahraga cukup lengkap dan kami hanya dituntut belajar dan lulus post test saja. Sangat jauh dibandingkan dengan diklat prajabatan yang harus cukur botak, di’siksa’ oleh pelatih dari TNI juga. Cerita-cerita selama DTSD akan dishare dalam artikel selanjutnya, stay tuned!

Artikel Long Lasting Menjadi Penopang Blog Ketika Konsitensi Menulis Menurun

image

Dalam blogging terkadang konsistensi untuk memunculkan artikel baru mengalami fluktuatif, terlebih untuk blogger yang sekedar hobi saja. Ketika banyak waktu luang inspirasi menulis banyak bermunculan dan bisa langsung jadi artikel sehingga bukan mustahil sehari bisa menghasilkan beberapa artikel. Namun sebaliknya ketika mulai sibuk oleh kegiatan yang menyita waktu dan pikiran, konsistensi ngeblog juga terganggu. Inspirasi artikel seakan mampet, sesekali ada inspirasi namun tidak ada waktu buat merealisasikannya menjadi sebuah artikel yang akhirnya malah hilang begitu saja. Saya sendiri mengalami penurunan konsistensi ngeblog ketika mulai disibukkan oleh kegiatan kantor, waktu libur juga terlalu capek buat mengembangkan inspirasi menjadi tulisan hingga hasilnya blog sedikit terabaikan.

Meski produktivitas artikel sedikit menurun, namun statistik blog tidak mengalami penurunan. Malah secara rata-rata sedikit meningkat. Hal ini ditunjang oleh keberadaan artikel yang mengandung informasi yang lebih bersifat long lasting dibanding informasi aktual. Di blog ini ternyata artikel mengenai mobil-mobil seken alias motuba cukup menarik banyak pembaca (mungkin mulai banyak biker yang beralih ke motuba :D). Bahkan mendominasi top post di blog ini mengalahkan informasi-informasi yang bersifat aktual. Oleh karena itu buat blogger-blogger lain, tidak ada salahnya menyelipkan 1-2 artikel yang bersifat long lasting dengan style masing2 yang dapat menjadi penopang statistik blog ketika konsistensi ngeblog menurun. semoga bermanfaat

Skutik Premium, Tampil Berkelas dan Lebih Eksklusif

image

Di sela persiapan packing buat diklat besok minggu di gadog (akan diceritakan di artikel selanjutnya), saya buat artikel mengenai fenomena mulai ngetrend-nya skutik premium. Setelah honda ‘babat alas’ dengan pcx, yamaha ikut terjun di skutik premium dengan N-Max yang menawarkan pesona selisih harga yang signifikan dari pcx. Bahkan bapak saya juga kepincut sama skutik premium ini yang terkesan gagah.
Buat saya sendiri skutik premium memiliki pesona tersendiri. Menawarkan kepraktisan dan kemudahan ala skutik namun tetap kelihatan berkelas menjadi nilai plus dari skutik premium.
Beda dengan jenis sport fairing yang beraura jiwa muda, skutik premium memberi kesan lebih dewasa dan berkelas. Selain itu juga skutik premium juga lebih eksklusif karena memang jumlahnya ga sebanyak sport fairing :D. Buat saya pribadi sih skutik premium enak buat ngantor harian, kalau sport enak buat main2 (touring/trackday).

Spesifikasi Lengkap dan Harga MX King 150 dan Jupiter MX 150

image

Setelah resmi dilaunching, terkuak sudah spesifikasi lengkap, varian warna, hingga harga OTR Jupiter MX 150 dan MX King. Secara spek keduanya adalah produk yang identik, hanya saja pernak pernik kecil yang menempel membuat tampilan mx king lebih sporty dengan tambahan harga 500ribu. Pilihan warna yang ditawarkan antara lain hitam, putih-biru, dan putih-merah baik untuk mx king maupun jupiter mx 150.
Jupiter MX 150 OTR jakarta dilepas 18,45 juta dan MX King 150 lebih mahal 500ribu jadi 18,95 juta. Untuk OTR jawa tengah kemungkinan lebih mahal kurang lebih 500 ribuan. Secara harga cukup menggiurkan mengingat pesaing bebek super 150cc lainnya sudah nangkring di 20, sekian juta.

image

Berikut spek lengkapnya:
P X L X T : 1970mm X 670mm X 1080mm
Jarak sumbu roda : 1290mm
Jarak terendah ke tanah : 135mm
Tinggi tempat duduk : 780mm
Berat isi : 116 kg
Kapasitas tangki bensin : 4,2 L
Tipe mesin : 4 langkah berpendingin cairan, SOHC
Jumlah / posisi silinder : silinder tunggal / tegak
Diameter X Langkah : 57,0 X 58,7mm
Perbandingan kompresi : 10,4 : 1
Daya maksimum : 11,3 kW / 8500 rpm
Torsi maksimum : 13,8 kW / 7000 rpm
Sistem starter : elektrik starter & kickstarter
Sistem pelumasan : basah
Kapasitas oli mesin : total = 1,15 L ;
berkala = 0,9 L ; ganti filter oli = 1,00 L
Sistem bahan bakar : fuel injection
Tipe kopling : basah, kopling manual, multiplat
Tipe transmisi : constant mesh 5 kecepatan
Pola pengoperasian transmisi : 1-N-2-3-4-5
Tipe rangka : Backbone
Suspensi depan : Teleskopik
Suspensi belakang : Monoshock
Ban depan : 70/90-17 M/C (38P)
Ban belakang : 120/70-17 M/C (58P)
Rem depan : Single disc brake
Rem belakang : Single disc brake
Sistem pengapian : TCI
Battery : GTZ4V / YTZ4V
Tipe busi : NGK / CR8E

Jupiter MX King Sudah Didistribusikan, Ga Lama Lagi Launching Nih

image

Setelah sekian lama belum jelas juga kemunculan jupiter mx 150cc injeksi, kini mulai terkuak kalau ga lama lagi bakal dilaunching di tanah air. Mengusung mesin injeksi 150cc SOHC, Jupiter mx king diklaim mampu menghasilkan tenaga 15,4 PS. Dipadukan transmisi 5 speed membuat mx king memiliki performa yang cukup kuat. Yang paling mencolok adalah penggunaan ban belakang bertapak lebar 120mm layaknya motor sport, namun sayangnya ban depan ukurannya tetap 70/90 yang terlalu njomplang dibandingkan dengan ban belakang. Meski tampil kekar dengan beberapa fitur unggulan, jupiter mx king ini masih menggunakan desain bebek tulen yang kurang menonjolkan aura motor berperforma tinggi, misalkan model ayago. Masalah harga nampaknya tidak jauh dari angka 20 juta, sebuah angka yang cukup mahal untuk ukuran bebek namun sebanding dengan performanya. Kita tunggu saja kelanjutannya

Aneh, Masih Ada Aja yang Belain Begal

image

Pasca eksekusi begal oleh warga pondok aren beberapa hari yang lalu, muncul komentar-komentar dan cukup mengherankan ada juga yang ‘membela’ begal yang di-grill oleh warga. Para pembela begal tersebut beralasan kalau kasus begal harus diselesaikan secara hukum alias begal yang ketangkep diserahin ke polisi aja. Harapannya begal tersebut dapat diinterogasi agar komplotannya tertangkap dan aksi begal dapat diberantas sampai akarnya.

Namun menurut saya aksi di-grill-nya begal di pondok aren merepresentasikan kekesalan masyarakat secara luas akan aksi begal yang semakin menggila ditambah kurang nampaknya keseriusan polisi membasmi begal (malah sibuk kisruh sama kpk :D). Selain itu kejahatan begal say rasa bukanlah kejahatan yang benar2 terorganisir (mungkin ada sebagian), sehingga jika mencari ‘akar’nya ga bakal ketemu karena begal bekerja dalam kelompok2 kecil. Justru dengan memberikan 1 ‘pesan’ bahwa masyarakat bisa lebih sadis dari begal akan membuat sebagian begal akan berpikir kembali sebelum melakukan aksinya. Kalau perlu polisi juga memberlakukan tembak ditempat kepada para begal biar para begal benar2 takut menjalankan aksinya lagi.

Begal Ketangkep Langsung Di”grill”, kapokmu kapan!?

Kemarin dini hari di pondok aren, tangsel ada seorang begal ketangkep dan langsung di ‘grill’ oleh warga hingga tewas dan kawanan begal lainnya mampu lolos. Dulu saya sempat 3 tahun tinggal di pondok aren dan lokasi tersebut kalau malam memang mengundang aksi pembegalan karena sepi. Meski kondisi rawan seperti itu tapi tidak ada tindakan preventif dari polisi untuk mengantisipasi tindak kriminal, cuma sesekali dan itupun karena isu ‘perang’ ormas. Jadi masyarakat sekitar sudah geram sama yang namanya maling, begal dan sebagainya dan lebih memilih menghajar pelaku yg tertangkap daripada diserahkan ke polisi yang setelah bebas bakal kembali meresahkan lagi.

image

Kejadian seperti ini merupakan buntut dari keresahan masyarakat tingkat maksimal ditambah polisi yang terkesan tidak serius membasmi tindak kriminal, terlebih yang mengancam nyawa orang lain. Selain itu juga di eksekusinya pelaku begal oleh warga ini juga merupakan peringatan buat begal lainnya bahwa warga juga bisa membalas perlakuan sadis yang kerap dipraktekkan oleh begal.

Belum Komplit Rasanya Tinggal di Jakarta Kalau Belum Kebanjiran

image

Buat yang tinggal di jakarta mungkin belum lengkap rasanya kalau belum merasakan yang namanya menerjang banjir. Setelah jakarta diguyur hujan sejak semalam, mulai terdapat beberapa genangan di sejumlah ruas jalan. Tadi pagi saat berangkat ke kantor (jalan kaki) hampir separuh jalan yang dilalui tergenang air. Mulai dari sekitar rumah kos di wilayah bungur, senen sudah tergenang air setinggi betis. Kemudian masuk ke jalan gunung sahari II juga terdapat genangan yang tak kalah tinggi. Namun tak sampai disitu, siang hari hujan deras kembali mengguyur sehingga saat pulang kantor jalan yang dilalui tetap saja banjir, bahkan mencapai selutut.
Rekan-rekan saya yang menggunakan krl juga terganggu karena jarak tempuh krl diperpendek, sementara yang naik angkutan umum/pribadi juga harus kena macet gara-gara banjir. Mungkin memang banjir menjadi agenda tahunan di jakarta yang memberikan kesan/kenangan tersendiri buat yang terdampak :D

Rasa Jenuh Mulai Melanda Setelah 3 Bulan OJT DJPB

Setelah masuk CPNS november tahun lalu, saya (kami) tidak langsung kerja secara normal, namun harus mengikuti kegiatan on the job training sembari menunggu turunnya SK CPNS. Kegiatan ojt ini dilakukan dengan ngantor di beberapa eselon II di lingkungan djpb dan kantor vertikal di jakarta yang dirotasi tiap 2 mingguan. Karena SK CPNS belum turun maka kami hanya mendapat honor OJT sebesar 850ribu dan kekurangannya akan dirapel ketika SK CPNS turun. Dengan 850 ribu perbulan di jakarta mau tak mau tiap bulannya bakal defisit untuk memenuhi biaya hidup yang sedikit demi sedikit mengikis tabungan pribadi. Tapi tak mengapa karena kami sudah “teken kontrak” jadi ikuti saja.

image

untuk tahap awal saya ditugaskan di kppn jakarta iii di daerah otista, agak jauh juga dari kosan saya di daerah senen. Untuk yang ditugaskan di kppn untuk tahap awal ini ada aturan khusus untuk menetap di kantor itu sampai 2 bulan sementara yang di eselon ii kantor pusat tetap diroling 2 mingguan. Suasana di kantor vertikal sangat menyenangkan karena meski pekerjaan menumpuk tapi selepas jam kantor tidak ada beban pikiran. Sejak awal januari saya dipindahkan ke kantor eselon ii di kantor pusat dan diroling 2 mingguan antar direktorat. Suasana di kantor pusat jauh berbeda dengan di kantor vertikal, di kantor pusat pekerjaan yang ada tidak sebanyak di kantor vertikal, namun jenis pekerjaannya tergolong rumit dan banyak tugas-tugas insidentil yang membuat kita merasa ‘tidak bisa nyantai’ meski sedang ga ada pekerjaan. Disini kejenuhan mulai terasa karena terkadang tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan namun suasana kantor tidak memungkinkan untuk “menyantaikan diri”. Sesuai jadwal setidaknya masih ada 1,5 bulan lagi saya muter2 di kantor pusat, setelah itu akan ada kegiatan diklat dan sebagainya. Semoga saja segera ada jadwal kegiatan lanjutan seperti diklat (dtu,dtsd, prajabatan) yang sampai sekarang belum jelas pelaksanaannya. syukur-syukur dipercepat agar tidak semakin jenuh ngantor di kantor pusat :D

Simcard Tua (akhirnya) Tumbang Juga

image

Beberapa hari yang lalu tiba-tiba handphone saya muncul status “no service” padahal bar sinyal penuh. Awalnya saya menganggap hanya gangguan sementara saja karena sebelumnya sempat hujan deras. Namun beberapa jam kemudian masih tetap “no service”, mulai kepikiran ada yang rusak antara smartphone atau simcardnya yang rusak mengingat sama-sama tergolong berumur :D. Kemudian saya pindah simcard di handphone lain dan ternyata memang benar simcardnya yang rusak. Otomatis 2-3 hari komunikasi via handphone terputus total. Masih untung simcardnya yang rusak, kalau handphone-nya bakal bingung cari gantinya sementara rapelan gaji belum juga turun hehe..

Berhubung nomer telepon ini yang sudah menyebar ke teman dan relasi (sudah dipakai kurang lebih 7 tahunan) jadi saya lebih memilih mengurus penggantian simcard daripada ganti baru dengan konsekuensi harus memberitahu nomor baru ke relasi. Baru hari sabtu kemarin saya menyempatkan mengurus penggantian simcard rusak. Saya menuju ke lokasi service center operator yang berada di gedung sarinah karena yang paling dekat dengan kosan saya. Pengurusan penggantian simcard berlangsung cukup 5-10 menit saja, berawal dari mengisi formulir dan menunjukkan KTP kemudian langsung diberikan simcard pengganti dengan nomor sama yang akan aktif 1 jam berselang. Pelayanan penggantian simcard tidak dipungut biaya alias gratis. Setelah aktif nomor yang lama kembali bisa digunakan dengan normal. semoga bermanfaat ;)